Tuesday, 9 May 2017

Aliran rasa Gaya Belajar Anak

Aliran Rasa Game level 4 : Gaya Belajar Anak

Alhamdulillah tantangan demi tantangan 10 hari sudah saya lalui sampai pd game level 4 . Mengamati gaya belajar anak2 pada materi kali ini membuat saya melihat perbedaan besar antara perkembangan anak2 yg digegas dengan yg alami . Tugas kita sebagai orangtua adalah mengamati ,memberi stimulus yg dibutuhkan sesuai kemampuan anak dan membantu memberikan pilihan solusi ,anak2 bisa kita bawa ke level untuk lebih mengenali dirinya sendiri dan kemampuan nya sendiri juga merangsang mereka mencari solusi sendiri. Sy juga menemukan definisi mandiri yg lebih dalam perkembangan anak2. Saya sebagai orangtua juga mendapat pelajaran baru tentang menghargai kekurangan dan kelebihan masing2 anak dan apapun pilihan mereka dalam mencari solusi dalam masalah mereka masing2. Saya sangat belajar menahan diri supaya tidak sedikit2 mengarahkan ketika mereka menemui kesulitan.
Saat mudik dan berada dikeluarga besar saya,terlihat sekali mereka jauh mandiri,berani dalam artian percaya diri hingga tampak lebih dewasa jika dibandingkan dengan sepupu2 sebayanya yg kebanyakan masih diperlakukan sangat protektif oleh orangtuanya masing2 . Sy jadi ikut prihatin dengan keponakan ,akhirnya sy sedikit memberi masukan kepada kakak,kakak ipar juga adik ipar tentang pengasuhan anak. Sy memperkenalkan tentang IIP,menyarankan mengikuti kuliah matrikulasi IIP via wa (kelas online) sampai selengkapnya supaya mereka juga bisa mendapatkan ilmu dan bimbingan dalam mengenali diri sendiri,keluarga sampai pd cara pengasuhan anak2.

Monday, 1 May 2017

Gaya Belajar hari#10

Game level4: Gaya Belajar Anak
#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayiip

Alhamdulillah sampai pada tentangan hari ke 10 game level 4 tentang gaya belajar Anak.
Meskipun saya tidak sempat memegang hp selama berada dirumah orangtua saya tetapi tetap saya mencatat gaya belajar anak2.
Tipe gaya belajar Riza adalah kombinasi antara auditory dan kinestetis sementara alwy adalah auditory . Aira karena masih kecil masih saya stimulasi ketiganya baik secara visual,auditory dan kinestetis .
Riza agak malas jika harus membaca buku ttp lebih suka mendengar cerita ,pun ketika saya menasehati saya menggunakan gaya menasehati seolah bercerita atau menceritakan sesuatu yg memiliki nilai sama dengan maksut tujuan cerita dengan maksut saya Pribadi. Riza juga suka belajar dengan menghafal. Secara kinestetis Riza lebih suka menulis,mengerjakan hitungan dan menggambar daripada membaca. Tetapi saat memegang gadget Riza harus selalu diingatkan tentang lama bermain game dan kapan harus berhenti.
Alwy tidak jauh berbeda dengan Riza yg sangat suka hafalan alqur'an (surat2 juz 'amma) . Saat sepupunya bermain game alwy asyik dengan hafalannya sendiri. Tetapi alwy agak lambat dalam merespon perintah dan cenderung lama dalam mengerjakan sesuatu karena masih suka berimajinasi asyik sendiri dengan suara mulutnya (mungkin sedang menirukan suara saat bermain mobil2an atau sedang bermain lari2an bahkan menirukan suara tembak2an sendiri). Sehingga harus selalu dipanggil namanya dan diingatkan dengan apa kegiatan utamanya.
Sore ini acara anak2 adalah berenang bersama sepupu, karena sy tidak ikut maka yg mengawasi gaya belajarnya adalah ayah mereka. Saya menanti cerita ayah saat pulangnya. Dan menurut ayah aira sudah menunjukkan keberanian dan mandiri walau tidak ditemani ibunya.
Aira yg masih dalam tahap belajar banyak hal dan sesuatu yg baru sangat suka ketika dipuji setelah melakukan hal positif. Saat bisa menyapu kotorannya/sampahnya sendiri dan dipuji "Anak pintar" aira menunjukkan respon luar biasa senang. Dan pujian tersebut semakin memicunya . Saat selesai bernyanyi lalu mendapat tepukan tangan dari neneknya dan budhenya aira juga menunjukkan rasa sennag nya. Bahkan kembali menyanyi sampai beberapa lagu.
Siang hari ini aira saya ajak melihat saya membantu nenek mencetak kue wajik tadinya hanya saya minta aira ikut icip2 biar tau rasa kue wajik tetapi lama2 aira minta ikut mencetak kue . Saya beri aira cetakan sendiri lalu saya contohkan caranya eh ketika aira bisa dia bersorak girang bahkan tidak mau berhenti. Beberapa lama kemudian aira diajak berenang dengan sepupu2 semua diawasi ayah dan kakaknya.
Menurut ayah aira menusayakan keberanian dan mandiri saat berada dikolam renang tanpa ditemani ibunya.
Sementara Riza sudah bisa berenang malah bisa balapan berenang dengan sepupu ,sedang alwy cenderung hanya main air karena belum bisa berenang.
Pulang dari acara berenang anak2 makan kemudian satu2 tertidur karena lelah. Malam ini beberapa dari mereka tidak ikut pengajian karena tertidur.
Aira terbangun di malam hari saat acara pengajian masih berlangsung rupanya minta minum kemudian minta buqng air kecil. Saat saya ajak tidur kembali aira tidak mau ,ikut duduk dengan saya sampai acara selesai.
Menjelang malam setelah kami semua makan diacara pengajian saya teringat saat bertemu tamu atau saudara2,aira sering ditanya "siapa namanya?" Aira cenderung menyebut nama panggilannya saja. Saya kemudian berinisiatif untuk mengajarkannya menyebut nama panjangnya dan sy ajarkan hanya beberapa kali saja ternyata aira cepat bisa . 
Berikut link form gaya belajar anak2 dari hari 1-10 :
https://docs.google.com/spreadsheets/d/10xMVjWVzlZy0IZjthPJrcKD9j58MlPg2vit_6MhMfWc/edit?usp=drivesdk

Gaya Belajar Anak hari#9

Game level 4 : Gaya Belajar Anak
#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayiip

Tantangan hari 9 kali ini saya mengamati tentang kemandirian Riza dan alwy saat dirumah neneknya.
Mulai bangun tidur ,lalu sholat subuh,mandi pagi+sore,bermain/belajar bersama,mencari baju2nya sendiri ditumpukan jemuran atau setrikaan ,sholat berjamaah,makan bersama ...semua dilakukan secara bersama2 dengan para sepupu yg semuanya laki2 dan usianya sebaya . Kompak itulah kata yg tepat untuk menyebut mereka hehehe.
Alhamdulillah riza+alwy tidak rewel karena ada sepupu. Kemampuan auditory dan kinestetisnya terpenuhi .
Menjelang habis maghrib mereka pun kompak membantu om dan Pakde menyusun tikar untuk acara tahlil.
Aira hari ini juga membuat heran saudara2 saya karena bisa membantu mengupas bawang putih dengan tangan mungilnya sendiri. Bahkan dia tidka mau berhenti inginnya dikerjakan semua sampai bawang putih habis to setelah merasa capek aira bilang sendiri ke saya kalau tangannya capek hehehe
Alhamdulillah secara visual,auditory dan kinestetis aira tidak kesulitan dalam belajar.
Berikut form gaya belajar anak2 dari hari 1-10 :
https://docs.google.com/spreadsheets/d/10xMVjWVzlZy0IZjthPJrcKD9j58MlPg2vit_6MhMfWc/edit?usp=drivesdk

Gaya Belajar Anak hari#8

Game level 4 : Gaya Belajar Anak
#tantangan10hari
#level4
#gayabelajar
#kuliahbunsayiip

Hari ke 3 dirumah nenek masih diisi dengan kesibukan yg sama,yakni acara tahlil almarhum bapak saya.
Kami masih menerima banyak tamu yg datang bertakziyah dari pagi sampai sore hari.
Karena sedih dengan anak2 yg banyak menghabiskan waktu bermain game saja hari ini saya berinisiatif membuatkan mereka sedikit kegiatan non gagdet . Untuk Riza,alwy dan sepupu sebayanya sy buatkan soal2 perkalian yg memang sebelumnya kakak saya mengeluh anaknya belum juga hafal perkalian padahal sdh duduk dikelas 3 . Saya meminta keponakan terbesar untuk mengecek hasilnya sekaligus mengawasi pekerjaan mereka. Sementara saya menerima tamu.
Selesai dengan soal perkalian sy buat permainan tebak gambar lagi2 keponakan paling besar yg menjadi wakil saya mengawasi sepupu2 kecilnya.
Menjelang sore setelah sholat ashar berjamaah,sy menyuruh mereka bermain bola dilapangan. Mereka bersorak girang karena semua laki2 dan main bola adalah permainan kesukaan mereka semua.
Sementara aira sore ini bermain sepeda roda tiga milik sepupunya yg usianya sebaya dengan aira.
Berikut link form gaya belajar anak2 dari hari 1-10 :
https://docs.google.com/spreadsheets/d/10xMVjWVzlZy0IZjthPJrcKD9j58MlPg2vit_6MhMfWc/edit?usp=drivesdk

Gaya Belajar Anak hari#7

Game Level 4 : Gaya Belajar Anak
#tantangan10hari
#level4
#gayqbelajar
#kuliahbunsayiip

Memasuki hari ke 7 tantangan 10 hari kali ini kami masih berada dalam suasana duka. Hari2 kami dijawa timur diisi dengan acara tahlil selama 7 hari.
Saya dan suami mengenalkan ziarah kubur kepada Riza dan alwy terlebih dahulu.
Karena saya  sibuk membantu kegiatan memasak didapur juga menerima banyan tamu yg datang untuk takziyah,sy membebaskan anak2 bermain dengan sepupu2 sebayanya. Alhamdulillah sy masih bisa mengawasi mereka termasuk gaya belajar mereka. Rata2 mereka menghabiskan terlalu banyak waktu dengan bermain gadget ...sedih juga rasanya saat tidal bisa terlibat langsung dengan kegiatan anak2 disaat kita sendiri sibuk. Sementara aira yg masih harus selalu dekat dengan sy saat didapur aira visa menjadi penghibur dengan menyanyi atau bercerita saat ditanya oleh saudara2 kami. Aira juga tetap bisa bermain dengan alat2 dapur yg aman seperti mangkuk,piring,cetakan kue dari plastik untuk dipakai bermain masak2an.
Menjelang malam ba'da isya' acara tahlil digelar. Riza dan alwy mengikuti acara sampai selesai. Sekalian mereka bisa belajar menghafal bacaan surat yassin dan tahlil.
Saya amati riza ,alwy dan aira sangat bagus dalam bersosialisasi .
Berikut link form gaya belajar anak dari hari 1-10 :
https://docs.google.com/spreadsheets/d/10xMVjWVzlZy0IZjthPJrcKD9j58MlPg2vit_6MhMfWc/edit?usp=drivesdk