Game Level 8: Cerdas Finansial
#kuliahbunsayiip
#tantangan10hari
#level8
#rejekiitupastikemuliaanharusdicari
#cerdasfinansial
Hari kedua tantangan cerdas finansial untuk kakak riza dan alwy memasuki proses diskusi antarabenara dengan mereka mengenai proyek yang saya tuliskan kemarin. Saya ingin lebih menguatkan konsep pemahaman mereka terhadap diri mereka sendiri tentang cerdas finansial.
Untuk kakak riza pemahamannya sudah masuk ,kak riza juga setuju untuk mengerjakan proyek yg saya ajukan tetapi untuk alwy masih harus pelan2 dalam menjelaskan karena kefahamannya belum bisa mendalam.
Hari ini sempat ada insiden tadi pagi saya lupa memberi uang saku sekolah anak2,siangnya sepulang sekolah kak alwy sempat protes tetapi tidak marah setelah saya jelaskan dan saya minta maaf ,berbeda dengan kak riza yg super marah2 sejak masuk pagar rumah, harus saya diamkan sampai marahnya hilang kalau mau diberi penjelasan. Setelahn kemarahannya mereda baru saya minta maaf,alhamdulillah kak riza mau juga menjelaskan kemarahannya, walaupun sudah membawa bekal roti dan air minum katanya tidak cukup ,wahhh kasian juga cuaca semarang sedang terik nya . Tapi saya lanjutkan dengan memberi pengertian untuk belajar lebih mengendalikan amarah. Saya masih merasa memiliki PR besar untuk menjaga akhlak anak2 .
Hari ini saya benar2 tidak bisa konsentrasi dengan proyek tantangan game ,setelah insiden kemarahan kak riza mereda,agak sore kami mendapat berita duka meninggalnya istri tetangga di solo dulu,akhirnya kami berangkat takziyah saat itu juga. Tulisan ini baru saya kerjakan sepulang kami dari solo . Saya teringat proyek anak2 (tabel keinginan+kebutuhan) belum sempat dikerjakan ,besok saya akan minta mereka menyelesaikan supaya bisa saya ambil fotonya .
No comments:
Post a Comment