Game Level 8 : Cerdas Finansial
#tantangan10hari
#level8
#kuliahbunsayiip
#rejekiitupastikemuliaanharusdicari
#cerdasfinansial
Setelah anak2 faham dengan menabung sebagai salah satu wujud berhemat dalam keuangan,hari ini saya ingin mulai menanamkan jiwa dagang pada anak2 dengan cara mengenalkan apa itu berdagang. Saya sudah berdagang sejak SMA dan masih berlanjut sampai saya pindah domisili di Salatiga . Di Salatiga saya menghentikan kegiatan dagang online maupun offline karena ingin lebih fokus di kuliah2 IIP saat itu selain memang belum menemukan celah dagang disana,sehingga kak riza,kak alwy dan aira tidak melihat secara aktif kegiatan dagang saya.
Saya memulai dengan mencontohkan terlebih dahulu. Hari ini saya membuat es kucir (es lilin) dari sari buah mangga . Saya perhatikan beberapa hari yang lalu teman2 kak riza sepulang main selalu mengajak nya membeli es kucir di warung komplek perumahan. Dari sanalah inspirasi saya . Daripada anak2 jajan lebih baik konsumsi buatan ibunya sendiri. Sekaligus saya ingin memancing intuisi berdagang untuk kakak riza terutama.
Sepulang kak riza dari sekolah dan setelah selesai makan siang dan sholat dhuhur ,saya minta kak riza membuka freezer ,seperti dugaan saya mereka kegirangan melihat ada banyak es kucir . Ini dijual tah bu? Tanya kak riza hehehe bukan nak ini untuk dimakan kita sendiri. Tapi kalau mau dijual boleh ,Jawab saya. Oh iya ini tes dulu ya bu ,kata kak riza.
Tapi sayang kak riza belum berkesempatan mengajak teman2 nya ikut mencicipi es kucir mangga ibu karena sore ini kak riza kembali ke sekolah untuk mengikuti kegiatan Mabit.
Besok saya berencana menyiapkan beberapa bahan es kucir yg lain . Dan saya berharap kak riza memiliki inisiatif minta diajarkan membuat es kucir sendiri dan punya keinginan menjual es kucir sendiri sebagai langkah awal mengenal dunia berdagang.Kak alwy dan aira bisa melihat sambil belajar juga kan. Jadi sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui.
No comments:
Post a Comment